Email Marketing Is Dead Tanpa The Magic of Copywriting

Hari ini saya ingin share ilmu saya yang sedikit ini seputar email marketing dengan sentuhan copywriting.
Lebih baik ilmu sedikit saya share semua daripada ilmu banyak tapi dishare-nya sedikit, setuju? peace…

Then follow me…

Sebuah kasus:
Seorang sahabat me-launching sebuah produk panduan berupa video tentang bagaimana menghasilkan setidaknya – minimal 5 juta/bulan melalui internet. Produknya bagus, tidak diragukan lagi! (Sebagai seorang affiliate profesional, pasti langkah awal adalah memastikan bahwa produk yang akan dipromosikan adalah produk terbaik, berkualitas).

Lalu sahabat itu meminta Anda, “Broadcast donk ke mailing list mu, saya beri kamu komisi 90%!”. Para pebisnis online menyebutnya dengan istilah Joint Venture – tawaran kerja sama, Anda pasti sudah tahu itu.

Masalahnya…
Bagaimana Anda akan memulai menuliskan email promosi untuk mailing list Anda?

Anda pasti sama sekali ga tertarik – bosan jika saya menulis subjek email seperti ini:
Subject:
Dapatkan 5 juta setiap bulan

Setuju?
Ok, beberapa orang mungkin akan berminat tapi diantara banyaknya email yang munkin juga masuk ke dalam inbox si penerima, apakah itu sudah cara terbaik untuk mendapatkan perhatian si penerima membuka email kita? Saya ragukan itu!

Dan disini, mari kita pastikan – kita melakukan yang terbaik.

Sekarang bandingkan dengan ini:
Subject:
RE: Joe, 5jt di dalam, BUKA…

Apakah Anda tertarik untuk membuka email tersebut? Saya yakin, jawabannya, YES!

Apa bedanya?
Subject ke dua membangun rasa penasaran!

Itulah yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan, bahkan rasa penasaran BISA membuat seseorang bertindak tanpa disadari dan itu sulit dihentikan.

Selain itu saya akhiri Subject di atas dengan Call to Action: BUKA…
Sentuhan kata terakhir itu memperkuat kemampuan sebuah Subject untuk merayu si penerima email membuka email kita.

Lalu saya tambahkan kata RE: di depan subject, apa maksudnya?
Re: sama dengan Reply, terkesan email itu adalah reply dari email yang sebelumnya telah dikirim si penerima, sehingga efeknya si penerima merasa lebih familiar dengan email Anda. Anda bisa mengganti RE dengan FWD sesuka Anda…

Prinsipnya seperti ini:
Tugas SUBJECT dalam sebuah email adalah memastikan si penerima untuk membuka email tersebut, itu saja.

Kita perlu membuat segala sesuatunya lebih detail dan lebih simple, seperti saya jelaskan di atas, misi sebuah subject adalah merebut perhatian dan “memaksa” si penerima melakukan action meng-klik pesan/email Anda. That’s all. Setuju?

Lalu apa formula menulis subject seperti itu?
Anda akan sangat menyukai ini, karena sederhana tapi efektif.
RE: + Nama_Subscriber + Tema + Call to Action (Pertanyaan/Perintah/Urgency)

Tema: Topik  yang akan dibahas dalam email, seperti contoh di atas adalah bagaimana mendapatkan min. 5jt/bulan.

Call to Action-nya:

Tambahkan kata: Seperti contoh di atas saya melakukannya dengan perintah BUKA, Anda WAJIB menjadi kreatif pada bagian ini. Contoh lain:
- RE: Joe, 5jt di dalam, Artinya?
- RE: Joe, 5jt di dalam, SEKARANG!
- RE: Joe, 5jt di dalam, KOMFIRM YA
- RE: Joe, 5jt di dalam, CARANYA?
- RE: Joe, 5jt di dalam, SANGAT TERBATAS!

Selanjutnya silakan kembangkan kreativitas Anda…
Dan sekarang bagian yang lebih menyenangkan…

Lalu bagaimana dengan konten/isinya?
Bagaimana menulis konten email yang enak dibaca dan LAGI! Membangun rasa ingin tahu.

Sebelumnya mari samakan persepsi.
Misi konten dalam email adalah untuk “membujuk” si penerima untuk mau melakuan KLIK! bukan menjual! link yang kita sertakan dalam konten.

Teknik story telling akan sangat dapat membantu!
Manfaatkan sebuah story telling untuk membangun cerita dalam email, semua orang suka cerita bukan? Gunakan itu!

Misal:
Hai Joe, saya Bli Gede dari Spiderwebiz.
Pernah nonton Six Million Dollar Man?

to be continue…sampai bertemu pada artikel selanjutnya…

P.S. Saya pastikan cerita yang akan saya tulis nanti akan sangat UNIK dan MEMATIKAN, so jangan sampai terlewatkan. Di dalamnya akan ada sebuah trik TITIK BALIK, apa maksudnya? So stay with Bli Gede ya…

Artikel lain yang relevan:

  1. Email Marketing Is Dead Tanpa The Magic of Copywriting Part II Akhirnya… Inilah contoh email marketing spesial dari saya setelah melewati...
  2. Mengungkap Rahasia Email Marketing Setelah membaca buku List Building-nya Dini Shanti lewat paket ebook...

8 Responses to Email Marketing Is Dead Tanpa The Magic of Copywriting
  1. source of inspiration
    June 15, 2010 | 1:28 am

    Great…saya selalu menghapus email masuk yang belum saya baca,,yang dirasa tidak terlalu penting..tapi email dari Bli Gede, selalu membuat saya menghilangkan centang, dan membacanya… This is the real sharing…Thanks a lot Bli

  2. Bli Gede
    June 15, 2010 | 1:49 am

    GREAT! You the first! Thanks ya…so my system is working ya…saya juga lagi siapkan sebuah email untuk subscriber tentang sesuatu yang TAK KALAH HEBATNYA dengan yg kemaren…

  3. Mantra
    June 15, 2010 | 2:19 am

    AHA! Trik seperti ini yang saya butuhkan untuk subscriber saya, love it bro

  4. Putra Reino
    June 15, 2010 | 2:21 am

    TITIK BALIK what? bikin penasaran gan…gelar tikar dulu untuk sambungannya…

  5. Jurdin
    June 15, 2010 | 2:24 am

    Saya pernah terima email dengan subjet RE: dan benar emang bikin penasaran dan mmmhhh your good man @ this, two thumbs up

  6. kuswan
    June 15, 2010 | 10:58 am

    Trik yang bagus…thanks !

  7. pelopor bisnis internet
    June 15, 2010 | 10:08 pm

    nice info,,,saya juga lagi mencoba pake email marketing
    makasih infonya,,,,
    ada yang baru di <a href="http://www.bisnis21ku.co.cc/2010/06/pelopor-bisnis-internet-indonesia.html" TITLE="pelopor bisnis internet"<pelopor bisnis internet

  8. Berita Indonesia Online
    June 29, 2010 | 9:12 pm

    infonya manfaat
    baca abis,
    tx ya

Leave a Reply


Wanting to leave an <em>phasis on your comment?

Trackback URL http://www.spiderwebiz.com/email-marketing-is-dead-tanpa-the-magic-of-copywriting.html/trackback