“Mau Top 10 Google? Kenali dulu Faktor-Faktor Dominasinya”
Siapa yang tidak ingin terlisting di Top 10 Google? Jika ingin trafik gratis, komisi dari bisnis afiliasi yang bisa nyaris setiap bulan tanpa perlu pusing promosi, menjadi terkenal…maka tampil top 10 pada hasil pencarian adalah solusinya. Bagaimana mencari tahu kelemahan kompetitor sehingga Andapun bisa merebut posisinya? Inilah faktor-faktor dominasinya.
Sebuah cerita…
Dulu, ketika awal-awal ngeblog (belum setahun sih – masih seumur jagung ya he he), saya membidik keyword: Rahasia Search Engine dan sampai sekarang masih pada posisi top 10 di google Indonesia, posisi 2nd tepatnya. Menariknya berkat posisi saya di google dengan keyword itu saya dihubungi oleh pemilik produk panduan SEO yang semakin terkenal akhir-akhir ini berkat kontes SEO yang beliau ikuti dan finally we are friend now…itulah hebatnya blog, kita ga akan pernah tahu apa, siapa yang bisa menjadi sahabat kita…so keep blogging guys…
Ok enough talking, mari kita bicarakan faktor-faktor pendukung yang menjadi alasan google untuk memberikan sebuah website/blog tampil pada 10 besar hasil pencarian sesuai target keyword kita, faktor-faktor ini lebih tepat digunakan ketika menganalisa kompetitor kita dalam SEO, inilah cek list untuk melihat bagaimana kompetitor menempati posisi top 10 di google dan bagaimana belajar darinya untuk mendapatkan posisi yang lebih tinggi pada hasil pencarian.
Optimasi Title dan Meta tag untuk top 10 Google
Dalam beberapa artikel SEO sebelumnya, seperti rahasia search engine, saya juga sering membahas tentang title/tag, mengapa? Karena ini sangat…sangat…penting. Jika Anda ingin “mengintip” seo kompetitor, pastikan Anda melakukan cek penggunaan title, tag meta untuk keyword, seberapa UNIK judul dan deskripsinya dibanding kompetitor yang lain.
Penggunaan keyword
Cari tahu bagaimana sang top kompetitor mengaitkan keyword dalam penyebaran konten-nya. Temukan keyword utama yang digunakan, cari tahu apakah kompetitor telah mengoptimasi keyword ke dalam headline, seperti tag H1, H2 dan seterusnya. Bagaimana keyword disebarkan ke dalam konten, persentase perbandingan keyword dengan konten, apakah keyword sudah diberi atribut huruf tebal/miring. Perhatikan juga bagaimana kombinasi keyword di dalam konten, misal keyword utama adalah: top 10 google, maka amati kombinasi kata-kata seputar top 10 google tersebut dalam konten, sebagai contoh kombinasi keyword tersebut: top 10 di google, google top 10, posisi 10 teratas dalam google, top 10 hasil pencarian di google, top 10 untuk seo google, dll.
Cek juga, apakah keyword ada di header, pertengahan konten dan footer halaman website kompetitor.
Struktur URL
Bagian ini singkat aja, cek penggunaan keyword dalam URL kompetitor. Entah itu web dinamis seperti blog maupun web statis, apakah keyword sudah terkandung dalam URL? Seperti contoh artikel ini, saya menggunakan url: http://www.spiderwebiz.com/top-1o-google.html. Ini adalah contoh bagaimana keyword saya gunakan dalam URL/path website.
3 langkah di atas dapat dikatakan sebagai analisa ON PAGE, selanjutnya mari kita selami langkah-langkah OFF PAGE kompetitor yang membuatnya tampil pada top 10 hasil pencarian di google.
Analisa Backlink
Bagian ini sangat menarik. Ini menyadarkan kita bagaimana internet juga butuh ilmu sosial. Backlink berarti mendapatkan tautan link dari website orang lain. Dalam kompetisi SEO, ini menjadi bagian yang sangat menentukan, semakin relevan baik kuantitas dan kualitas website mendapatkan link dari website lainnya, semakin baik posisinya dimata google. Backlink ibarat voting bagi google. Jika mengikuti kontes SEO, bersiaplah menjadi seorang Backlink Hunter yang “baik” sebab jika berlebihan, google akan menendang Anda dari top 10-nya. Silakan download ebook gratis saya: Gerilya SEO yang membahas bagaimana mengetahui sumber backlink kompetitor. Lihat bagian kanan atas halaman ini untuk mendownload.
Usia Website
Seorang sahabat ketika mengikuti kontes SEO akhirnya mendapat kesulitan terlisting di google sementara banyak dari artikelnya telah menempati posisi top 10 di google, mengapa? karena sub direktorinya baru! Dia membuat sub direktori baru hanya untuk kontes tersebut…akhirnya google belum mengenalinya, akibatnya tentu saja mesti kerja ekstra untuk memperkenalkannya pada google. Inilah alasan usia juga cukup mendominasi dalam meraih posisi 10 besar di google, usia website berarti otoritas dan kepercayaan dimata google.
Anda dapat mengecek usia sebuah website dengan bantuan tool online: http://www.webconfs.com/domain-age.php.
Internal Linking
Cari tahu web/blog kompetitor bagaimana antar dokumen/halaman web saling terhubung…itulah internal linking. Sebagai contoh, jika saya menulis artikel dan di dalamnya mengandung kata rahasia search engine, see? saya memberi atribut <href> sebagai link pada kata tersebut, ini sekaligus sebagai contoh anchor text link, artinya jika ada kata mengandung keyword, maka saya berikan atribut link.
Cek list yang juga perlu Anda lakukan untuk menganalisa struktur internal link kompetitor adalah penggunan sitemap. Sitemap adalah “GPS”-nya google untuk mengetahui struktur website Anda. Biasanya sitemap diletakkan di bagian footer halaman dengan nama SITEMAP, periksa apakah itu ada, jika tidak! Maka Anda beruntung, karena artinya Anda punya satu poin lagi untuk mengetahui kelemahan website kompetitor, ini akan jadi alasan Anda masih berpeluang mencuri posisi kompetitor di top 10 google.
Jangan lupa, terakhir coba ketikkan di browser Anda: http://www.NamaWebsiteKompetitor.com/sitemap.xml. Jika belum ada/error, berarti website tersebut belum memberi “GPS”-nya pada google, nah Anda punya poin PLUS lagi kan untuk website Anda. Sitemap.xml biasanya digunakan untuk memberitahu google struktur keseluruhan sebuah website, ini membantu memudahkan pekerjaan google mengindeks sebuah website/blog.
Directory Listing
Apakah website kompetitor sudah terdaftar di sejumlah web direktori? Web direktori adalah website yang berisi daftar website berdasarkan sejumlah kategori. Yang paling keren adalah bisa tampil di DMOZ.org, periksa apakah website kompetitor sudah terpampang di web direktori dmoz.org? Bagi Anda yang belum tahu, DMOZ adalah web direktori yang dimanagemen secara manual, ada orang dibelakang web direktori tersebut yang bekerja untuk memasukkan sebuah website ke dalam sistemnya. Inilah yang membuat sulitnya tampil di dmoz dan karena itu menjadi penilaian tersendiri bagi google jika sebuah website mampu tampil di dmoz. Dmoz sendiri memiliki PR 9. Impian bagi pemilik website bisa terlisting di dmoz, jika Anda bisa, berarti Anda the lucky one…mungkin bisa dishare disini pengalaman Anda bisa terlisting di dmoz. Karena sulitnya bisa terdaftar/terlisting di dmoz, maka banyak webmaster menyarankan: “Submit then forget it!”.
Faktor-faktor top 10 google di atas adalah sebuah cek list untuk menganalisa apakah kompetitor memilikinya, jika tidak! Maka Anda tinggal melengkapi cek list tersebut dalam website Anda, pastikan Anda telah melakukan itu dan merebut posisi kompetitor.
Sekarang Anda udah punya senjata untuk “mengintip” jawara top 10 google, siap berperang?
Popular search:
- mengecek keyword tag di google
- penyebab tidak terlisting di google
- promosi blog top rank di google
- rahasia google top 10
- situs untuk mengetahui posisi blog di search engine
- tips tampil 10 vesar google
- top 10 search engines list
- web top rank by google
Artikel lain yang relevan:
- Rahasia SEO Google Rahasia Google: Cek Ulang Langkah-Langkah SEO Anda! Dan Segera Dominasi...
- SEO Google “Double Listing” Rahasia Search Engine: Google hanya memilih menyukai atau membenci website...
- Faktor-Faktor On Page SEO Kemarin seseorang menghubungi saya via YM dan bertanya, “Saya telah...
- Buku SEO: Menjadi raja TOP 1 di Google! Benarkah membangun website yang sukses dan populer itu sulit? Benarkah...





infonya oke